Tuesday, November 24, 2015

Nadheera Demam - Tips Menghadapi Anak Demam

Alhamdulillah Nadherra sudah menginjak usia 13 bulan. Banyak sekali perkembangan Nadheera yang membuat saya takjub. Saya sebagai orang tua bahagia bisa langsung mengamati perkembangan Nadheera walaupun saya bekerja. Saya dan suami tetap mengasuh Nadheera berdua, secara bergantian ketika suami belum bekerja. Beberapa bulan lalu Nadheera pernah di rawat oleh tetangga, tapi cucu beliau lahir sehingga Nadheera tetap dirumah. 

Dua hari lalu Nadheera demam mendadak. Malam hari tiba-tiba Nadheera menangis, awalnya saya mengira hanya menangis mau minta susu, ternyata demam. Agak panik karena obat turun panas habis.. Akhirnya saya dan suami mencoba untuk menanggulangi dulu setidaknya mengurangi rewel dan menurunkan panas Nadheera. Berikut ada beberapa tips ala Mommy Nadheera untuk menghadapi anak demam terutama pada malam hari dan anak usia dibawah 2 tahun.



1. Jangan Panik
             Hal ini penting karena jika kita sebagai orang tua panik dalam menghadapi  keadaan anak, kita akan mengalami kebingungan bahkan tidak tahu harus berbuat apa. Saat tahu anak demam langsung berpikir cepat langkah apa yang harus dilakukan
2. Ukur suhu tubuh
          Ketika kita meraba tubuh anak dan tahu si anak demam, segera ukur suhu tubuhnya. Saya melakukannya agar bisa mengantisipasi terjadi 'step' atau kejang jika suhu tubuh sangat tinggi. Selalu kontrol suhu tubuh anak menggunakan termometer.
3. Lepaskan pakaian
         Melepaskan pakaian anak dan mengganti nya dengan pakaian yang longgar atau bisa menggunakan kaos singlet dan celana dalam. Hal ini dilakukan agar panasnya suhu tubuh bisa segera keluar tidak tertahan oleh pakaian yang tebal. Kalau perlu tidak memberikan selimut tebal pada anak. Berikan kain berbahan halus dan nyaman.
4. Lepaskan diaper
         Sama halnya dengan melepaskan pakaian anak, diapers juga dapat membuat suhu panas pada tubuh tertahan. Alangkah baiknya jika anak biasa menggunakan diaper, saat demam diganti memakai celana biasa atau memberikan tambahan popok agar mengurangi rembesan pipis.
5. Kompres
          Kompres menggunakan air hangat. Letakkan handuk kecil yang sudah direndam air hangat pada lipatan ketiak dan lipatan paha. Mengapa dibagian ketiak, leher dan lipatan paha, karena sumber panas pada tubuh lebih maksimal di bagian ketiak, leher dan lipatan paha. Kompres pada dahi juga disarankan. Jika menggunakan kompres instan yang dijual di apotek, bisa di taro dibagian yang sama dengan menggunting cool fever menjadi beberapa bagian
6. Berikan ASI
         Jika anak anda berusia dibawah 2 tahun, selalu berikan ASI kepada anak. Sebelum memutuskan memberikan obat penurun panas, alangkah baiknya selalu memberikan ASI, karena kandungan ASI sangat baik untuk memulihkan kondisi tubuh anak.
7. Minum Air Putih
         Minum air putih untuk mengurangi dehidrasi pada anak akibat suhu yang tidak normal. Pemberian air putih termasuk salah satu terapi ringan untuk menurunkan panas pada anak. Makanan hangat seperti sup hangat juga membantu.
8. Memberikan obat penurun panas
        Selalu sedia obat penurun panas dirumah. Sebelum membawa anak ke dokter alangkah baiknya jika kita melakukan penanganan di rumah. Jika demam sudah reda, hentikan pemberian obat. Nadheera biasa menggunakan Baby Cough Syrup.
9. Istirahat
         Istirahat agar kondisi anak lebih baik dan obat penurun panas lebih bekerja dengan maksimal.
10. Penanganan Dokter
         Jika bayi di bawah usia 6 bulan dan suhu tubuh belum normal dalam 2x24jam, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Beberapa tips yang saya berikan berdasarkan pengalaman saya menghadapi kondisi Nadheera saat demam. Kondisi anak saat demam berbeda-beda, anda bisa menyesuaikan sesuai kondisi tubuh anak.

~Suci Mairozasya~

No comments:

Post a Comment