Tuesday, January 17, 2012

awal tahun 2012

Mencoba kembali merangkai kata demi kata, menjadi sebuah paparan kalimat yang menggambarkan apa yang telah terjadi dan kejadian dalam hidup sayah beberapa waktu yang telah berlalu. Seperti sebuah catatan sejarah seorang Cicitcuicriet, sebuah timeline yang terus akan berubah dan berbeda disetiap waktu. *mendadak Serius

Yups… time is a mystery, space is a myth. bahwa yg telah kita jalani semua memang tanpa kita ketahui sebelumnya, pada akhirnya setelah kita menjalaninya, kita makin berpikir bahwa waktu terus berjalan, terus dan tidak akan berhenti kecuali memang sudah saatnya waktu itu berhenti atas kehendak Nya.

Diawal tahun 2012 ini sayah mencoba untuk tetap menjadi seperti apa adanya sayah. Yang berbeda nantinya adalah bagaimana sayah merubah pola pikir sayah lebih semakin baik dari masa sebelumnya. Awal tahun ini diawali dengan suatu yang baik, sayah mengawali dengan sebuah senyum bersama seseorang yang sayah cintai. Pelajaran dari awal tahun 2011 lalu, awal tahun itu penuh dengan – bisa dikatakan ‘sendu’. Ada part sayah jatuh terpuruk dan rapuh. Tidak lagi akan mengulanginya di tahun ini dan untuk kedepannya Amin. Memohon di awal tahun tanpa air mata seperti tahun 2011. Sayah sempat meng-sms si UniL berharap dan berdoa bersama mengharapkan apa yg terjadi pada sayah dan beliau tahun lalu tidak terulang di tahun ini. Setidaknya mengawali tahun ini dengan senyuman adalah jalan yang terbaik, dan itu yang terjadi saat ini. Bahwa sayah bahagia. si UniL pun.

Awal tahun itu adalah masa dimana semua aktifitas segera dimulai kembali. kembali ke sekolah, dan kembali ke kantor. Huuuaaa, Semangat,,, Semangkaaaa,,, Walo liburan hanya 'seminggu' - dan sayah lupa menghabiskan masa liburan itu dimana - sayah menikmati aja, dengan malam taon baru tidur setaon, naek motor Padang - Solok - Padang, huuua, pokoknya bersenang-senang. Rapat disaat liburan yang diundur-undur juga ada... Menakjubkan memang, tapi TIDAK MENGELUH itu sudah melekat ke tubuh sayah, dan tubuh sayah menjadi 46 kg T.T yang artinya semakin kurus saja sayah ini...

Oia, diawal tahun banyak sekali yang ternyata menikah... Sayah sempat bikin di twitter sayah tentang menikah,,, check di @cicitcuicriet yang sebenarnya awalnya dari si UniL. Jadi aja merembet kemana2 kaya banjir di Indonesia. Merembesnya itu dengan mengajukan pertanyaan yang sama "Jadi Criet, kapan nikah?" ato "Jadi lo mau nikah taon ini?" seperti Senjata makan tuan deh,,, kok malah jadi sayah yang diserang, padahal kan si unil yang mulai (nyalahkeun a.k.a nyari kambing betina).

Tidak sampai dan berakhir disana sajah hey sodara. tanggal 13 Januari kemaren sepupu sayah menikah, berkumpullah itu semua sanak family dan handay taulan di Tabing, Padang (rumah kakak papah sayah). Bencana bagi sayah adalah.. semua tante-tante dan om sayah menanyakan sayah kapan menikah. karena yang umurnya lebih tua dari sayah semua udah menikah, next memang yang mendekati adalah sayah. Rasanya tuh seperti tersangka kasus korupsi sekaliber Nazaruddin lagi di interogasi KPK, stres minta ampun deh,, kya iklan Miss Indonesia "Semua Mata Tertuju Padamu" beeeuh,, *kalo si Unil baca ini pasti dia tertawa bahagia* siksaan kayanyamah euy, asa hayangnya kabur ka Mars. Sebisa mungkin ngeles dengan senyum 5 jari dan menjawab "Tunggu aja waktunya" Jawaban itu ga mempan memang, tapi setidaknya bisa membungkam pertanyaan-pertanyaan lanjutan hahaha...

Bencana tidak itu saja, Elin sms sayah dan bilang sayah mau menikah,,, cuma bilang Amiiiiiiiin,,, rencana ada tapi belom tau kapan, dan tidak dalam waktu dekat. Huuuaaa,,,

Ya sudahlah,,, yang pasti bahwa waktunya akan datang, Mari menikmati dulu tahun ini...

*Kecup mesra buat yang baca.....

~Suci Mairozasya~

Tuesday, November 15, 2011

Pulau Purba Ditemukan di Samudera Hindia

Barusan sayah sedang online twitter @cicitcuicriet naaah, nemu di timeline sayah dari Kompas judulnya Pulau Purba Ditemukan di Samudera Hindia . Kaget... Hebatnya,,, nih infonya... sayah copy-in...


Friday, October 21, 2011

Untuk Seseorang


Kejadian demi kejadian datang dan pergi dalam hidup sayah. Pikiran dan perasaan berubah. Namun cintaku padamu tetap tidak berubah, semakin kuat setiap hari. Kamu telah member sayah saat-saat terbaik yang pernah sayah tau. Kamu telah menjadi dan memang dirimulah teman terkasih dan cinta sayah yang berharga. Yang terpenting kamu menjadi diri sendiri, orang yang paling sayah inginkan, yang paling menyenangkan yang pernah sayah kenal, yang memenuhi tempat dalam hidup sayah. HANYA KAMU YANG BISA.
Sayah menyayangimu dengan cara yang belum pernah sayah tau sebelumnya. Kamu telah member sayah lebih dari yang sayah dapatkan. Kamu memperlihatkan hal-hal dalam diri sayah yang sebelumnya tidak pernah sayah sadari dan biarkanlah sayah mengalami kebahagiaan karena mencintaimu, seseorang yang sempurna bagiku.
Sayah selamanya berterimakasih untuk setiap momen yang kita miliki bersama. Demi harapan dan kebahagiaan yang sayah rasakan, dengan segala pikiran tentang masa depan dan dirimu. Sayah merasa sangat beruntung karena memiliki cintamu di dalam hidup dan hatiku

september kelabu

Udah lama banget ga nulis rasanya,,
Entah apa yang menyebabkan sayah begitu ber’haroream’ mengetik bahkan hanya log-in ke blogger… sayah sok sibuk mungkin.. ah, sudahlah, yang penting sekarang sayah akan kembali mendatangi dan mengurusi blog sayah yang sudah berdebu ini…
Sayah memang sibuk akhir-akhir ini.. sejak bulan kemaren malah. Banyak sekali faktor yang menyebabkan sayah begitu belagunya sampai hanya untuk menulis saja tidak sempat. Smobong memang sayah…
Banyak terjadi selama beberapa waktu ini..

Sunday, August 14, 2011

Doa Untuk Calon Suamiku (Copas) *Udh IJIN kok*

Teringat sebuah Note's di Facebook yang di tag ke sayah beberapa bulan yg lalu oleh seorang siswa sayah ketika masih di Bandung dulu, namanya Endah dan si sayah mengopas dari Note's nya yg berjudul Doa Untuk Calon Suamiku. Sayah udh minta ijin loooh,,, beneran.. silahkan check hehehehe,,,
Isinya daleeem banget, dan mengingatkan sayah akan "calon suami" sayah.. HHiiiiaaaa,,, adaapah ini, mendadak meloow,,,
Baca deeeh....

Dear calon suamiku…

Apa kabarnya imanmu hari ini? Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur karena dapat menatap kembali fananya hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?

Wahai Calon Suamiku…

Tahukah engkau betapa Alloh sangat mencintaiku dengan dahsyatnya? Disini aku ditempa untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak. Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik.

Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Alloh selalu mengujiku tepat dihatiku. Bagian terapuh diriku, namun aku tahu jawabannya. Alloh tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku senantiasa kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Alloh membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku dihatimu, menemani harimu.

Calon suamiku…

Entah dimana dirimu sekarang. Tapi aku yakin Alloh pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak.

Apa yang kuharapkan darimu adalah kesalihan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Karena apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang kau dapati.

Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keridhaan Allah dan dirimu, suamiku.

Wahai calon suamiku…

Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan bundaku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak di syurga cukup aku yang menjadi bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh.

Aku ini pencemburu berat. Tapi kalau Alloh dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu.

Pernah suatu ketika aku membaca sebuah kisah; “Aku minta pada Alloh setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri. Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu. Aku sempat kecewa dan protes. Betapa tidak adilnya ini.

Namun kemudian kaktus itu berbunga, sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Alloh tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.”

Aku yakin kaulah yang kubutuhkan, meski bukan seperti yang aku harapkan.

Calon suamiku yang di rahmati Alloh…

Apabila hanya sebuah gubuk menjadi perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan gubuk derita. Karena itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih.

Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Alloh SWT.

Bunga akan indah pada waktunya. Yaitu ketika bermekaran menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.

Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak.

Calon suamiku…

Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu.




Gimanaaaa, daleeem kaaan,,,
Can't say anything -_-"



~Suci Mairoza~